Makan Burger itu Gak Cantik!!

Untuk menu makan siang beberapa waktu yang lalu, saia menjatuhkan pilihan pada hamburger #NjukNgopo #SoWhat #BukanMauPamer. Dan saia memilih untuk makan di tempat, bukan dibungkus untuk dimakan di kantor.

Kenapa saia menuliskan si kalimat terakhir itu? Karena kalo beli burger, saia selalu membawanya pulang ke rumah, agar bisa dimakan dengan cara aneh saia tanpa perlu diliatin orang-orang, hehe… Biarlah saia dibilang sok anggun karena emoh mangap lebar-lebar agar si burger bisa masuk ke mulut saia *halah* Tapi saia sih memang berprinsip begitu, karena saia kan bukan ular *lho* *iki opo meneh*

Saia makan burger dengan ‘menguliti’ lapisannya satu per satu, sesuai dengan prinsip makan saia, ‘save the best for last,’ alias bagian yang paling sedap dimakan belakangan. Tapi gak saklek per lapisan juga sih, kelamaan hehe 🙂 Pokoknya gimana caranya biar itu burger bisa saia makan sambil tetap menjaga keanggunan *halah*

Dan itu pulalah yang saia lakukan dengan cueknya saat makan burger di tempat. Dan untungnya, gak ada yang ngeliatin. Mungkin pegawai kedai burger sudah paham ya dengan cara ‘ndeso’ orang Indonesia dalam menyantap burger. Jadi ya… bukan tontonan baru dan menarik bagi mereka. Mungkin yang penting bagi mereka adalah saia gak kabur dan lupa bayar setelah burgernya habis, haha…

Tentu tau dong kalo burger termasuk salah satu fast food. Dan sesuai dengan namanya, segala makanan yang masuk dalam genre ini memang ditujukan untuk dimakan dengan cepat. Semua atas nama penggunaan waktu secara efisien oleh warga Amerika Serikat, tempat di mana fast food memang populer dan menjadi favorit (meskipun ada pula yang memperdebatkan bahwa khususnya burger berasal dari Hamburg, Jerman). Bagi mereka, time is money.

Salah satu cara untuk makan dengan cepat adalah mangap lebar-lebar. Mau burgernya tebel atau tipis sekalipun, mereka akan mangap layaknya buaya hehe… kenapa? Kalo saia boleh menyimpulkan dari potongan2 serial reality show Fast Food Mania berikut, orang Amrik seperti gak mau rugi saat makan burger. Mereka gak akan merelakan satu potongan kecilpun jatuh saat makan burger. Makanya, harus mangap lebar-lebar agar dalam sekali gigit, semua lapisan kena. Jadilah di dalam mulut ada potongan makanan yang besar sehingga mulut terlihat penuh, yang bikin makan jadi kegiatan yang gak ‘cantik’ sama sekali.

Sedangkan untuk burger yang tebel, bahkan sampe ketebalan yang gak pernah terbayang sebelumnya, bisa diliat di sini:

 

Fanatisme orang Amrik terhadap fast food emang dahsyat….

Advertisements

4 thoughts on “Makan Burger itu Gak Cantik!!

  1. saya gak berani lagi sering makan burger dan fast food lainnya. udah banyak contoh pasien emak saya yang sakitnya aneh2 kerna keseringan makan itu semua. dan kata emak saya, “makanan kayak begitu enaknya cuma di tenggorokan sebentar, sisanya bahaya”. hehe

    tapi ide untuk makan burger pelan-pelan baru tahu lho. soalnya saya selalu mangap lebar dan ngunyah dengan mulut penuh. maklum gak sabaran kalo makan kelamaan 😀

    • Kayaknya biang keladi Kenikmatan sesaat itu dari zat2 pengawet & penguat rasa, gak heran klo kebanyakan jadinya bahaya, buat bodi jg buat kantong 😀

      Klo sy pribadi makannya emang dinikmati alias lama hehe 🙂 jd makan fast food pun jatuhnya jadi slow food buat sy 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s